Langsung ke konten utama

IBD Tugas 5 "MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP"

MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP
A)    Manusia dan pandangan hidup
Manusia atau orang dapat diartikan berbeda-beda dari segi biologis, rohani, dan istilah kebudayaan, atau secara campuran. Secara biologis, manusia diklasifikasikan sebagai Homo sapiens (Bahasa Latin) yang berarti ("manusia yang tahu"), sebuah spesies primata dari golongan mamalia yang dilengkapi otak berkemampuan tinggi. Dalam hal kerohanian, mereka dijelaskan menggunakan konsep jiwa yang bervariasi di mana, dalam agama, dimengerti dalam hubungannya dengan kekuatan ketuhanan atau makhluk hidup; dalam mitos, mereka juga seringkali dibandingkan dengan ras lain. Dalam antropologi kebudayaan, mereka dijelaskan berdasarkan penggunaan bahasanya, organisasi mereka dalam masyarakat majemuk serta perkembangan teknologinya, dan terutama berdasarkan kemampuannya untuk membentuk kelompok, dan lembaga untuk dukungan satu sama lain serta pertolongan.
Etos berarti pandangan hidup yang khas dari suatu golongan sosial. Etos berasal dari bahasa yunani (etos) yang memberikan arti sikap, kepribadian, watak, karakter, serta keyakinan atas sesuatu. Sikap ini tidak saja dimiliki oleh individu, tetapi juga oleh kelompok bahkan massyarakat. Dalam kamus bahasa indonesia etos kerja adalah semangat kerja yang menjadi ciri khas dan keyakinan seseorang atau suatu kelompok. Kerja dalam arti pengertian luas adalah semua bentuk usaha yang dilakukan manusia, baik dalam hal materi, intelektual dan fisik, maupun hal-hal yang berkaitan dengan keduniaan maupun keakhiratan.
Secara terminologis kata etos, mengalami perubahan makna yang meluas. Digunakan dalam tiga pengertian berbeda yaitu:
·         Suatu aturan umum atau cara hidup.
·         Suatu tatanan aturan perilaku.
·         Penyelidikan tentang jalan hidup dan seperangkat aturan tingkah laku.
Dalam pengertian lain, etos dapat diartikan sebagai thumuhat yang berkehendak atau berkemauan yang disertai semangat yang tinggi dalam rangka mencapai cita-cita yang positif.
Etos dibentuk oleh berbagai kebiasaan, pengaruh, budaya serta sistem nilai yang diyakininya. Dari kata etos ini dikenal pula kata etika yang hampir mendekati pada pengertian akhlak atau nilai-nilai yang berkaitan dengan baik buruk moral sehingga dalam etos tersebut terkandung gairah atau semangat yang amat kuat untuk mengerjakan sesuati secara optimal lebih baik dan bahkan berupaya untuk mencapai kualitas kerja yang sesempurna mungkin.

B)    Definisi
Manusia individu adalah subjek yang mengalami kondisi manusia. Ini diikatkan dengan lingkungannya melalui indera mereka, dan dengan masyarakat melalui kepribadian mereka, jenis kelamin mereka serta status sosial. Selama kehidupannya, ia berhasil melalui tahap bayi, kanak-kanak, remaja, kematangan dan usia lanjut. Deklarasi universal untuk hak asasi diadakan untuk melindungi hak masing-masing individu.
Etos berarti pandangan hidup yang khas dari suatu golongan sosial. Etos berasal dari bahasa yunani (etos) yang memberikan arti sikap, kepribadian, watak, karakter, serta keyakinan atas sesuatu.

    C) Individu  Manusia
-           Hati dan kesadaran Pengalaman subjektif dari seorang individu berpusat di sekitar kesadarannya, kesadaran-diri atau pikiran, memperbolehkan adanya persepsi eksistensinya sendiri, dan dari perjalanan waktu. Kesadaran memberikan naiknya persepsi akan kehendak bebas, meskipun beberapa percaya bahwa kehendak bebas sempurna adalah khayalan yang menyesatkan, dibatasi atau dilenyapkan oleh penentuan takdir atau sosial atau biologis. Hati manusia diperluas ke luar kesadaran, mencakup total aspek mental, dan emosional individu. Ilmu pengetahuan psikologi mempelajari hati manusia (psike), khususnya alam bawah sadar (tak sadar). Praktek psikoanalisis yang dirancang oleh Sigmund Freud mencoba menyingkap bagian dari alam bawah sadar. Freud menyusun diri manusia menjadi Ego, Superego, dan Id. Carl Gustav Jung memperkenalkan pemikiran alam bawah sadar kolektif / bersama, dan sebuah proses pengindividuan, menuangkan keragu-raguan untuk ketepatan pendefinisian individu ‘yang dapat diartikan’.
-           Emosi Individu manusia terbuka terhadap emosi yang besar memengaruhi keputusan serta tingkah laku mereka. Emosi menyenangkan seperti cinta atau sukacita bertentangan dengan emosi tak menyenangkan seperti kebencian, cemburu, iri hati atau sakit hati.
-           Seksualitas Seksualitas manusia, di samping menjamin reproduksi, mempunyai fungsi sosial penting, membuat ikatan / pertalian, dan hirarki di antara individu. Hasrat seksual dialami sebagai sebuah dorongan / keinginan badani, sering disertai dengan emosi kuat positif (seperti cinta atau luapan kegembiraan) dan negatif (seperti kecemburuan / iri hati atau kebencian).

Sumber :
-          https://id.wikipedia.org/wiki/Manusia

-          https://id.wikipedia.org/wiki/Etos

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas ISD 5 "Pelapsan Sosial,Elite dan Massa"

Stratifikasi sosial Pelapisan sosial  atau stratifikasi sosial ( social stratification ) adalah pembedaan atau pengelompokan para anggota  masyarakat secara vertikal (bertingkat). Pengertian stratifikasi Dasar-dasar pembentukan pelapisan sosial - Ukuran kekayaan - Ukuran kekuasaan dan wewenang - Ukuran kehormatan - Ukuran ilmu pengetahuan        Stratifikasi sosial menurut Pitirim A. Sorokin adalah perbedaan penduduk / masyarakat ke dalam lapisan-lapisan kelas secara bertingkat (hirarkis). Pitirim A. Sorokin dalam karangannya yang berjudul “Social Stratification” mengatakan bahwa sistem lapisan dalam masyarakat itu merupakan ciri yang tetap dan umum dalam masyarakat yang hidup teratur. Stratifikasi sosial menurut Drs. Robert M.Z. Lawang adalah penggolongan orang-orang yang termasuk dalam suatu sistem sosial tertentu ke dalam lapisan-lapisan hirarkis menurut dimensi kekuasaan, privilese dan prestise. statifikasi sosial menurut Max Weber adalah ...

Sertifikat Seminar Sumpah Pemuda

Pakai Mesin Baru, Rio Bertekad Kibarkan Merah-Putih di Sochi

Valencia  - Rio Haryanto akan menggunakan mesin baru di mobilnya untuk balapan GP2 di Sirkuit Sochi, Rusia. Dengan mesin baru itu, Rio berharap bisa kembali naik podium. Rio mendapatkan hasil mengecewakan dan gagal menambah poin dalam dua seri terakhir GP2. Di Belgia, pebalap Campos Racing itu finis di posisi ke-13 dan 10, sementara di Italia dia finis di posisi ke-13 dan 11. Hasil-hasil mengecewakan itu membuat posisi Rio di klasemen melorot. Dia kini duduk di posisi keempat dengan 109 poin, di bawah Stoffel Vandoorne (261 poin), Alexander Rossi (153 poin), dan Sergey Sirotkin (115 poin). Dalam balapan di Belgia dan Italia, Rio mengalami berbagai masalah yang berada di luar kendalinya, seperti hukuman penalti, kerusakan diffuser mobil, hingga mesin yang sudah kehilangan tenaganya. Untuk balapan di Sirkuit Sochi pada akhir pekan ini, Rio akan memakai mesin baru karena telah melewati syarat jarak tempuh minimum 3.200 km. Beberapa mobil dari tim lain sudah mengganti mesi...